Algoritma X Menggeser Pengguna ke Kanan Dalam Beberapa Minggu, Studi Menemukan

32

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan di Nature menegaskan bahwa umpan algoritmik di X (sebelumnya Twitter) dapat mengubah pandangan politik pengguna ke kanan secara signifikan dalam hitungan minggu. Temuan ini menggarisbawahi pengaruh platform media sosial yang kuat dan seringkali tidak terlihat terhadap opini publik. Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Bocconi University ini menyoroti bagaimana paparan algoritma “Untuk Anda” X dapat mengubah sikap bahkan tanpa pengguna secara sadar mengubah afiliasi politik mereka.

Eksposur Algoritmik Mendorong Pergeseran ke Kanan

Para peneliti secara acak menugaskan hampir 5.000 pengguna X yang berbasis di AS untuk menggunakan feed algoritmik atau kronologis selama tujuh minggu pada tahun 2023. Hasilnya sangat mengejutkan: mereka yang menggunakan algoritma tersebut 4,7% lebih cenderung memprioritaskan isu-isu kebijakan Partai Republik seperti imigrasi, inflasi, dan kejahatan. Mereka juga menunjukkan peningkatan skeptisisme terhadap penyelidikan terhadap Donald Trump dan perubahan sikap terhadap perang di Ukraina, sehingga mengurangi kemungkinan 7,4% untuk memandang positif Presiden Ukraina Zelenskyy.

Khususnya, penelitian ini menemukan bahwa bahkan setelah beralih kembali ke feed kronologis, pengguna tetap mempertahankan pola tindak baru yang dibuat selama pemaparan algoritmik. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh algoritme tidak dapat dengan mudah diubah—pengguna terus diarahkan ke konten sayap kanan bahkan setelah memilih untuk tidak ikut serta. Para peneliti menemukan bahwa postingan yang cenderung konservatif memiliki kemungkinan 20% lebih besar untuk muncul di feed algoritmik, sedangkan postingan liberal hanya mengalami peningkatan sebesar 3,1%.

Mengapa Ini Penting: Ruang Amplifikasi dan Gema

Penelitian ini penting karena memberikan bukti nyata adanya manipulasi algoritmik. Meskipun ada kecurigaan sebelumnya, ini adalah salah satu eksperimen acak pertama yang menunjukkan efeknya pada platform besar. Temuan ini menimbulkan pertanyaan tentang efek jangka panjang dari paparan algoritma ini dalam waktu lama, serta peran pemilik X, Elon Musk, yang sengaja memperkuat konten sayap kanan. Musk secara terbuka mendukung politisi sayap kanan dan memperkuat teori konspirasi, dan pengaruhnya terhadap algoritme platform tidak dapat disangkal.

Studi ini juga menunjukkan masalah yang lebih luas dari ruang gema algoritmik. Dengan menurunkan sumber berita tradisional dan mempromosikan aktivis politik, algoritme X menciptakan lingkungan di mana pengguna semakin terpapar pada informasi yang bias atau tidak terverifikasi.

Akuntabilitas dan Penelitian Masa Depan

Para peneliti menekankan bahwa pengaruh algoritmik melampaui identitas partisan, dan membentuk opini tentang peristiwa politik terkini. Hal ini menimbulkan pertanyaan kritis tentang akuntabilitas dan transparansi dalam algoritma media sosial. Seperti yang disimpulkan oleh Gauthier, “Sudah saatnya masyarakat menyadari bahwa algoritma ini membentuk masyarakat kita, dan bagi mereka untuk merenungkan jenis pengaruh apa yang mereka rasa nyaman, dan bagaimana kita harus memikirkan akuntabilitas.” Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak kumulatif dari paparan algoritmik dalam jangka waktu yang lebih lama dan apakah efek serupa terjadi pada platform lain.