Shiloh Jolie Melakukan Debut Profil Rendah di Video Musik K-Pop

15

Shiloh Jolie, putri bintang Hollywood Angelina Jolie dan Brad Pitt berusia 19 tahun, telah resmi memulai debutnya dalam sebuah video musik. Namun, dalam sebuah langkah yang menggarisbawahi keinginannya akan privasi, dia tampil bukan sebagai pewaris selebriti, melainkan sebagai pemain latar dengan nama samaran.

Pintu Masuk Secara Bijaksana ke dalam Sorotan

Shiloh muncul sebagai penari cadangan dalam video musik “What’s a girl to do” oleh artis K-pop Dayoung. Daripada menggunakan nama lengkapnya, dia hanya diberi nama “Shi.”

Proses produksi video tersebut sebagian besar bersifat anonim. Menurut Starship, perusahaan hiburan yang mewakili Dayoung, proses castingnya melibatkan audisi terbuka yang diadakan di seluruh Amerika Serikat. Shiloh dipilih melalui proses kompetitif setelah berpartisipasi dengan kru tari yang dikenal sebagai “Culture”.

“Bahkan setelah syuting, kami tidak tahu dia adalah anak dari Angelina Jolie dan Brad Pitt,” Starship memberi tahu Maeil Business Newspaper Star Today. “Kami baru mengetahuinya secara kebetulan baru-baru ini.”

Mengutamakan Passion Dibanding Ketenaran

Debut sederhana ini sejalan dengan apa yang telah lama dikatakan orang dalam dan anggota keluarga tentang hubungan Shiloh dengan sorotan. Meskipun bakatnya dalam menari hip-hop telah terlihat di video studio sejak tahun 2022, dia tampaknya menekuni tarian sebagai sebuah keahlian daripada karier di mata publik.

Orang dalam mengatakan kepada Hiburan Malam Ini bahwa meskipun Shiloh suka menari, dia “tidak mencari perhatian khusus atau ketenaran.”

Sentimen ini juga diungkapkan oleh ibunya, Angelina Jolie, dalam panel di Festival Film Internasional Santa Barbara pada Februari 2025. Jolie mencatat bahwa keenam anaknya—Maddox, Pax, Zahara, Vivienne, Knox, dan Shiloh—tidak begitu tertarik pada aspek “selebriti” dari garis keturunan mereka.

“Mereka benar-benar tidak menyukai bagian selebriti mana pun di dalamnya,” kata Jolie, menambahkan bahwa Shiloh, khususnya, “sangat tertutup” dan memandang mengejar ketenaran sebagai sesuatu yang “konyol.”

Konteks: Menavigasi Identitas Profil Tinggi

Pilihan Shiloh untuk tetap anonim adalah hal yang penting mengingat pengawasan ketat yang sering dilakukan terhadap anak-anak ikon global. Keinginannya untuk memiliki kehidupan pribadi disertai dengan perubahan pribadi yang penting; pada tahun 2024, dia mengajukan secara hukum untuk menghapus nama belakang ayahnya, Pitt, di tengah proses perceraian orang tuanya yang sedang berlangsung.

Dengan berpartisipasi dalam produksi besar K-pop dengan nama samaran, Shiloh menciptakan jalan yang memungkinkannya untuk terlibat dengan minatnya—seperti menari—sambil mempertahankan batasan yang telah dibangun oleh keluarganya.


Kesimpulan
Dengan tampil dalam video musik dengan nama panggung yang tersembunyi, Shiloh Jolie telah menunjukkan preferensi yang jelas terhadap hasrat pribadi dibandingkan pengakuan publik, berhasil menavigasi peluang profesional sambil menjaga privasinya.